aku akan menjadi orang pertama yang mengirimimu bunga setiap hari

kita hanya perlu mendengarkan lagu lebih banyak
atau menonton film
atau membaca buku larut-larut.

sudah senyumkah kamu hari ini?
waktu adalah sesuatu yang terburu-buru akhir-akhir ini.
melupakan cokelat, gulali, dan semua yang manis.
berbagi menjadi mahal dan langka.

aku akan menjadi orang pertama yang mengirimimu bunga setiap hari.
bertukar senyum tidak perlu perangko, kan?
lekas sampai.

sampai maut memisahkan kita, katamu.
diammu maut.
maukah berdansa denganku?
lagu kesukaanmu,
di bawah bulan separuh.

bagaimana caranya berdansa?
mungkin aku akan menutup mata.
aku tak akan mencuri langkah atau menginjak kakimu.
hey, aku janji.
jadi, mau kan?

orang-orang tidak pernah saling mengirim bunga tiap hari.
tidak juga sekeranjang roti dilumuri mentega.
goyangkan saja badanmu.
ya, begitu.
beberapa hal akan menyesuaikan dirinya sendiri.
langkahmu,
senyumku,
tawamu,
alunan lagu,
pelukku,
embus napasmu di tengkukku.
seirama.

bersama-sama itu tidak bisa selamanya.
maka cukup(kan)lah film, buku, dan lagu.
sebuah dansa tidak akan menyakitimu.
lebih banyak, apalagi.
setiap hari.

aku akan menjadi orang pertama yang mengirimimu bunga setiap hari.

sehari lagi
… dan kita kembali jatuh cinta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s