five spot after dark

kepada kamu, yang sedang menikmati senja setelah hujan.

senja, matematika, dan lagu tanpa syair.

: senja.
anggap saja, yang terindah dari senja adalah kepulangan. seperti matahari yang ditenggelamkan setelah seharian terjaga lalu berganti malam.
hanya saja, senja tidak pernah memulangkanmu kepadaku atau menujukanku padamu.
tapi, bagaimanapun, membayangkanmu tersenyum di bawah senja, di kejauhan sana, sedikit menenangkan.
cukup adil ya.

: matematika

image

seandainya saja, beberapa hal bisa dirumuskan seperti matematika. semisal tentang bagaimana senyummu yang merekah, tentang rindu yang selalu menggoda, tentang seberapa banyak kawanan merpati putih yang harus kukumpulkan agar surat ini sampai dengan cepat ke tempatmu atau lupakan saja suratnya dan kita terbangkan bersama merpatinya biar bisa kulihat senyummu.
begini saja, biar aku yang selesaikan soal matematikanya dan kamu cukup menikmati senjamu tanpa perlu memikirkannya.

image

*faktor, faktor, ubah, ubah, coret, coret, selesai*

: lagu tanpa syair
mungkin saja, kisah kita adalah sebuah lagu tanpa syair. sebuah cerita berisi kenangan yang kita tahu itu ada tapi entah itu apa. matematika sederhana, dinikmati begitu saja, diselesaikan bila harus selesai. serupa senja.

http://youtu.be/_BlHRPXPx-4

five spot after dark: kamu + senyummu + kesunyian + kenangan + semua lagu yang membawamu hadir.

selamat menikmati senja, kamu.
selamat tersenyum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s